GMBI Nganjuk KECAM Dugaan MONOPOLI dan INTIMIDASI serta PENGUASAAN Proyek Bag SATU orang Kerabat PEJABAT di PEMKAB Nganjuk
Nganjuk-KIO. Menghangatnya polemik MONOPOLI dan INTIMIDASI terkait proyek yang ada di Kabupaten Nganjuk oleh penguasaan seseorang berinisial ST atau TK yang tak lain adalah MERTUA atau KERABAT dari salah satu PEJABAT tinggi di Pemerintahan Kabupaten Nganjuk, merebak lewat MedSos membuat MASYARAKAT bertanya tanya, kok bisanya seperti itu, proyek DIKENDALIKAN dan DIKUASAI satu orang ?. Dalam kesempatan yang langka saat SUGITO selaku PEMEGANG tampuk pimpinan LSM GMBI Dewan Pimpinan Distrik Kabupaten Nganjuk dalam pernyataannya MENGECAM terkait POLEMIK sok KUASA dan sok KUAT kuasai semua proyek di Nganjuk.
“Saya akan beri ULTIMATUM kepada Pemerintah Daerah, khususnya pihak DINAS terkait untuk segera memberikan KLARIFIKASI terkait menghangatnya POLEMIK ini sebelum MEMANAS, agar NGANJUK tetap KONDUSIF, para PENGUSAHA juga bisa RUKUN, yang namanya REJEKI itu sudah ada yang NGATUR, tapi kalau ada yang MENCOBA untuk NGATUR karena merasa KUAT dan punya KUASA juga JABATAN, tunggu saat tumbangnya, “kecamnya. Sementara itu dari beberapa PENGUSAHA atau KONTRAKTOR yang KEBERATAN DITULIS identitasnya, mengatakan kepada Awak Media lantaran kesulitan mendapatkan atau memenangkan LELANG proyek dengan ADIL.

“BENER mas, dari kami sebagai PENGUSAHA juga merasa KESULITAN mendapatkan TENDER proyek yang ada di NGANJUK, padahal kami sudah lama dan ASLI PUTRA daerah sini, tapi seakan DIANAK TIRIKAN, bahkan DIKUCILKAN kalau kami tidak masuk dalam “KONSORSIUM” yang mereka bentuk, IBARAT pintu air, semua DIKUASAI pemegang kunci pintu air itu e, mas. Tidak KALAH juga PERNYATAAN dari para AKTIVIS dan PENGAMAT kebijakan PUBLIK di NGANJUK, mereka tidak sekali dua kali menemukan, jika yang memenangkan dan melaksanakan proyek di NGANJUK kok TERKESAN itu itu saja baik CV, PT maupun orangnya, “keluh salah satu KONTRAKTOR yang TAKUT namanya disebutkan itu.
Di lain tempat, Insan PERS menemui SEORANG yang dianggap punya PENGARUH di NGANJUK, meskipun tidak MUNCUL di PUBLIK dan tidak ingin juga namanya disebutkan mengatakan, “jadi gini mas, jangan salahkan publik saat berpendapat kalau RUMOR yang TERSEBAR lewat MEDSOS itu 99,99% benar, tergantung nanti dari pihak Pemerintah Daerah menyikapinya bagaimana, memperkeruh atau segera cari SOLUSI untuk menjernihkannya, “tambah salah satu Tokoh Besar yang selama ini jarang diketahui PUBLIK.

Divisi Humas LSM-GMBI Distrik NGANJUK, saat dimintai TANGGAPAN terkait hal ini oleh WARTAWAN saat santai kumpul di Warung Kopi sebelah Timur PENDOPO di ALUN ALON Kecamatan BERBEK Kabupaten NGANJUK, bersama Tokoh Masyarakat, AKTIVIS juga para Pengiat UMKM setempat menyampaikan, “Dalam waktu dekat NGANJUK ada AGENDA ISTIMEWA di mana DIHADIRI Presiden RI Bapak PRABOWO Subianto, kejadian yang sempat VIRAL saat Menteri PUPR sedikit EMOSI saat SIDAK progres proyek pemerintah yaitu Sekolah Rakyat yang TERNYATA jauh dari TARGET, “ujar ALFAN Sharoni.
ALFAN Sharoni. melanjutkan, “semoga bisa jadi PEMBELAJARAN bagi Pemerintah Daerah untuk segera BERBENAH diri, jangan nunggu VIRAL baru BEREAKSI, masyarakat sudah CERDAS dengan MEMANFAATKAN MedSos yang dirasa lebih EFISIEN dalam menyampaikan ASPIRASI dan UNEG-UNEG yang MBELENEG mereka dan saya harap masyarakat NGANJUK untuk AKTIF dan PEDULI dalam MENGAWAL juga MENGAWASI program pemerintah, itu hak kita sebagai peran serta masyarakat dalam perwujudan “BELA NEGARA”, “lanjutnya. DIT

