Cetak SDM OlahRaga Profesional, UNESA dan Federasi SOCCA Indonesia Gelar Pelatihan WASIT Socca Tingkat PROVINSI
SuraBaya-KIO.Program Studi S2 Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri SuraBaya (UNESA) sukses menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Wasit Cabang OlahRaga Socca Tingkat Provinsi Jawa Timur, yang berlangsung selama TIGA hari pada 10–12 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Unesa dan Federasi Socca Indonesia (FSI) dengan tujuan meningkatkan KOMPETENSI dan jumlah WASIT bersertifikasi dalam cabang olahraga SOCCA, sebuah VARIAN sepak bola modern yang tengah berkembang pesat di Indonesia, , 13 Oktober 2025.
Selama dua hari pertama (10–11 Oktober), peserta mendapatkan materi teori intensif di kampus Unesa yang meliputi regulasi pertandingan, kode etik perwasitan, hingga penggunaan teknologi pendukung dalam memimpin pertandingan. Sementara pada hari ketiga (12 Oktober), peserta menjalani praktik langsung di Lapangan Bola Unesa, melakukan simulasi pertandingan dengan pendampingan instruktur berlisensi dari FSI. “Melalui pelatihan ini, kami ingin mencetak wasit-wasit profesional yang memahami aturan resmi Socca dan siap bertugas di berbagai level kompetisi, ”ujar Dr. Achmad Widodo, M.Kes., KETUA pelaksana kegiatan sekaligus DOSEN S2 Ilmu KeOlahRagaan UNESA.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, dengan latar belakang penggiat olahraga, pelatih, hingga mahasiswa keolahragaan. Seluruh peserta dinilai memiliki semangat tinggi dalam mengikuti setiap sesi pelatihan, baik TEORI maupun PRAKTIK. Menurut Prof. Dr. Himawan Wismanadi, M.Pd., selaku anggota tim pelaksana, kehadiran FSI sebagai MITRA strategis menjadi kunci KEBERHASILAN kegiatan ini. FSI tidak hanya menyediakan instruktur berlisensi nasional, tetapi juga menyesuaikan kurikulum pelatihan dengan standar internasional yang ditetapkan oleh Fédération Internationale de Socca (FIS).
“FSI mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya membangun EKOSISTEM Socca di Indonesia. Kami berharap Jawa Timur bisa menjadi daerah percontohan dalam pembinaan wasit Socca, ”tambah perwakilan FSI dalam sambutannya. Selain memberikan pelatihan, kegiatan PKM ini juga menghasilkan sejumlah luaran, antara lain video dokumentasi edukatif, publikasi media massa, serta sertifikat resmi bagi peserta yang dinyatakan lulus. Langkah ini menjadi BUKTI nyata kontribusi UNESA dalam mendukung peningkatan KUALITAS sumber daya manusia di bidang olahraga.
Dr. Achmad Widodo menegaskan, “pelatihan ini bukan hanya agenda seremonial, melainkan bagian dari komitmen akademisi untuk menjembatani ILMU keolahragaan dengan PRAKTIK di lapangan dan kami ingin memastikan bahwa hasil RISET dan pendidikan di KAMPUS benar-benar memberikan MANFAAT langsung bagi masyarakat dan dunia olahraga, ”ujarnya dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak wasit Socca BERKOMPETEN yang siap MEMIMPIN pertandingan secara PROFESIONAL di tingkat daerah maupun nasional. Ke depan, UNESA bersama FSI berencana mengadakan PELATIHAN lanjutan dan sertifikasi tingkat nasional untuk MEMPERKUAT jaringan PERWASITAN Socca di seluruh Indonesia. RED-RIF




