UNIK ini Diduga Kurang PENGAWASAN PROYEK Pemeliharaan Bernilai SATU MILIAR Lebih di WonoRejo DIKERJAKAN Tak Sesuai dengan Rencana Kerja dan Spesifikasi Teknis
Pasuruan–KIO. Proyek pemeliharaan berkala Jalan BABATAN-WonoAnyar Barat, Kecamatan WONOREJO, Kabupaten PASURUAN, menuai SOROTAN. Bukan semata karena PROGRES pekerjaannya, melainkan dugaan lemahnya KUALITAS yang dinilai berpotensi MENGANCAM kekuatan struktur bangunan. Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, Pekerjaan PEMELIHARAAN berkala Jalan BABATAN-WonoAnyar Barat, Kecamatan WonoRejo, Kabupaten Pasuruan ini dengan Nomor Kontrak 00.3.2/008.PA.011/DBHCHT/103/2026, Tanggal Kontrak 03 Juli 2026.
Proyek yang mempunyai Nilai Kontrak Rp 1.194.755.700 (termasuk PPN,PPH), Jangka Waktu : 90 (Sembilan puluh) Hari Kalender (09 Juli 2026 S/D 06 Oktober 2026), Panjang Penanganan P 1.681 MX3.60 M (Paving 8cm), Sumber Dana DBHCHT Kabupaten Pasuruan, dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV.WASTRACO, Konsultan Pengawas CV. DIEE CONSULTANTS.
Pantauan tim media dilokasi proyek juga tidak mengunakan Concrete Mixer (Mesin Molen) yang layaknya digunakan untuk membuat campuran bahan material adukan, tentunya hal tersebut diduga tidak mengutamakan mutu dalam pekerjaan yang demi meraup keuntungan semata dari UANG NEGARA. Dan tidak adanya para pekerja yang mengunakan K3. Sesuai dengan undang-undang No 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja.
Sorotan kondisi yang paling MENCOLOK berada pada pekerjaan galian pondasi tidak maksimal, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan ( tidak ada pasir dan campuran pasir semen sebelum peletakan batu pondasi. BERESIKO menurunkan KEKUATAN struktur bangunan.
“DAMPAK dan RISIKO pondasi BERGESER sebab dasar galian yang tidak rata atau berlumpur membuat kedudukan batu tidak stabil, ambles karena beban di atasnya tidak tersebar MERATA ke tanah dasar sedangkan untuk RESAPAN air tanah dapat langsung NAIK ke pasangan batu dan MERUSAK struktur akibat kelembapan, “tutur KARLI selaku Ketua TIM Investugasi di lapangan KIO ini.
“Apabila KONDISI tersebut benar dikerjakan tanpa MENGACU pada rencana kerja PEMBANGUNAN dan SPESIFIKASI teknis, kuwalitas struktur bangunan DIKHAWATIRKAN dapat menurun. Kondisi tersebut memunculkan PERTANYAAN publik terhadap fungsi PENGAWASAN yang menjadi tanggung jawab Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, “lanjut KARLI.
Ia menambahkan, “sebagai organisasi daerah yang membidangi pembangunan infrastruktur, dinas terkait dinilai perlu memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai gambar kerja, spesifikasi teknis, dan ketentuan kontak sebab di tengah munculnya KRITIK tersebut, pihak pelaksana CV. WASTRACO seharusnya saat dihubungi WARTAWAN lewat sambungan WhatsApp (WA) pihaknya tidak memilih BUNGKAM dan belum memberikan PENJELASAN secara RESMI terkait dugaan temuan TIM kami tersebut, “tambahnya.
“Sementara itu, Sang Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan yakni SARINAH Rostief, ST., MM, saat dimintai KONFIRMASI dan KLARIFIKASI baik melalui SURAT maupun pean WA terkait dengan perihal di atas, pihaknya lebih memilih MEMBISU dan MEMBUTA, “jelas KARLI kepada Awak Media.
Menurut KARLI, “Fenomena ini memicu PERTANYAAN besar, Ada Apa dengan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan ini ?. Apakah ada DUGAAN upaya sistematis untuk menutupi praktik KORUPSI dan atau diduga ada KONSPIRASI atau MUFAKAT yang JAHAT serta NEGATIF dengan pelaksana CV. WASTRACO sehingga diduga terjadi PEMBIARAN ?, “ujarnya.
“SIKAP diam yang DIANUT oleh PEJABAT publik seperti SARINAH Rostief, ST., MM, selaku Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, semestinya tidak ALERGI terhadap WARTAWAN, karena media memiliki PERAN penting dalam MENGAWASI jalannya pembangunan daerah, “ucap KARLI.
“Hingga BERITA ini kami TAYANGKAN, berulang kali Insan PERS menghubungi SARINAH Rostief, ST., MM, selaku Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan itu selalu tidak DIGUBRIS seolah IRITASI dengan Awak Media yang akan mencoba untuk mendapatkan INFORMASI yang JELAS dan BERIMBANG agar dapat disampaikan pada masyarakat, “pungkas KARLI saat ditemui di lokasi proyek. NUR






