NEWS

Cara Jitu POLRES Malang Gandeng OJOL Jadi MATA dan TELINGA di Lapangan Guna Perkuat Keamanan

Malang-KIO. Polres Malang mempunyai cara jitu untuk menangkal KEJAHATAN. Caranya dengan membangun sinergi dengan KOMUNITAS driver ojek ONLINE (OJOL). Kemarin sekitar 50 driver ojol bertemu dengan KAPOLRES Malang AKBP. RULIAN Syauri. Dalam kesempatan itu, POLRES Malang menyantuni puluhan Anak Yatim.

RULIAN mengatakan, “kegiatan itu menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara KEPOLISIAN dengan pengemudi ojol. Menurut saya, keberadaan ojol di lapangan dapat membantu KEPOLISIAN memperoleh INFORMASI lebih CEPAT mengenai berbagai KEJADIAN, “ucapnya.

“Rekan-rekan driver ONLINE ini posisinya selalu di lapangan. Mereka bisa menjadi perpanjangan tangan kami. MATA dan TELINGA kami di lapangan, terkait perkembangan situasi yang membutuhkan kehadiran POLRI, “lanjut RULIAN.

Dia menjelaskan, “informasi yang disampaikan pengemudi ojol tidak hanya berkaitan dengan tindak KRIMINALITAS. Selama ini para pengemudi juga kerap melaporkan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga kendaraan MOGOK yang mengganggu pengguna jalan, “jelas RULIAN.

“Banyak informasi yang masuk. Selain dari aplikasi 110, rekan-rekan driver online ini selalu menginformasikan kejadian-kejadian di lapangan, ”tambah AKBP. RULIAN selaku KAPOLRES Malang ini kepada Awak Media.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Driver Ojol Indonesia (PDOI) Jawa Timur yakni PUJI Waluyo menyambut baik ajakan sinergi POLRES. Ia menegaskan bahwa hubungan ojol dengan kepolisian penting karena pengemudi ojol termasuk kelompok yang rentan menjadi korban kejahatan. Mulai SASARAN para BEGAL hingga RISIKO dimanfaatkan untuk mengantarkan barang TERLARANG.

“Kalau masalah bersinergi, OJOL itu sebenarnya butuh POLISI. Karena kejahatan paling rentan adalah ojol. Begal, dititipin SABU lewat paket dan macam-macam dan para pengemudi ojol juga SIAP membantu masyarakat ketika menemukan KECELAKAAN lalu lintas, “ujar PUJI.

“Mereka dapat memberikan pertolongan awal pada kecelakaan ringan, membawa korban ke rumah sakit, sekaligus melaporkan kejadian kepada KEPOLISIAN agar penanganan dapat segera dilakukan, “pungkas PUJI Waluyo selaku Ketua Perhimpunan Driver Ojol Indonesia (PDOI) Jawa Timur ini. CRS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 10 seconds